HALO TEMAN" SEMUA, DISINI SAYA AKAN MELANJUTKAN MATERI YANG AKAN SAYA BAHAS, YAITU MATERI IKATAN KIMIA DAN STRUKTUR LAINNYA, MARI KITA LIHAT YUK APA SAJA ISI MATERI DIBAWAH INI. :D
1. Pengertian
Ikatan Kimia
Antara
dua atom atau lebih dapat saling berinteraksi dan membentuk molekul. Interaksi
ini selalu disertai dengan pelepasan energi. Adapun gaya-gaya yang menahan
atom-atom dalam molekul merupakan suatu ikatan yang dinamakan ikatan kimia.
Ikatan kimia terbentuk karena unsur-unsur cenderung membentuk struktur elektron
stabil. Walter Kossel dan Gilbert Lewis pada tahun 1916 menyatakan bahwa
terdapat hubungan antara stabilnya gas mulia dengan cara atom berikatan. Mereka
mengemukakan bahwa jumlah elektron terluar dari dua atom yang berikatan, akan
berubah sedemikian rupa sehingga susunan kedua elektron kedua atom tersebut
sama dengan susunan gas mulia. Kecenderungan atom-atom untuk memiliki struktur
atau konfigurasi elektron gas mulia atau 8 elektron pada kulit terluar disebut
kaidah oktet. Elektron yang berperan
dalam reaksi kimia yaitu elektron pada kulit terluar atau elektron
valensi. Elektron valensi menunjukan kemampuan suatu atom untuk berikan dengan
atom lain.
2. Jenis-Jenis
Ikatan Kimia
Secara
umum, ikatan kimia dapat digolongkan menjadi dua jenis, yaitu:
1. Ikatan
antar atom
* Ikatan
Elektrovalen atau Ion
Ikatan
ion terbentuk akibat adanya melepas atau menerima elektron oleh atom-atom yang
berikatan. Atom-atom yang melepas elektron menjadi ion positif (kation) sedang
atom-atom yang menerima elektron menjadi ion negatif (anion). Ikatan ion
biasanya disebut ikatan elektrovalen. Senyawa yang memiliki ikatan ion disebut
senyawa ionik. Senyawa ionik biasanya terbentuk antara atom-atom unsur logam
dan nonlogam. Atom unsur logam cenderung melepas elektron membentuk ion
positif, dan atom unsur nonlogam cenderung menangkap elektron membentuk ion
negatif .
Contoh:
NaCl, MgO, dan lain-lain.
Na + Cl [Na] +
[ Cl ]-
Ca + 2 Br [Ca]++ [ Br ]2-
2
K + O [K ]2 [ O ]2+
Dalam
hal ini, kation terionisasi dan melepaskan sejumlah elektron hingga mencapai
jumlah oktet yang disyaratkan dalam aturan Lewis.
Sifat-Sifat ikatan ionik
adalah:
- Senyawa
ion berupa elektrolit
- Biasanya
zat padat yang memiliki titik leleh yang tinggi
- Tidak
larut dalam pelarut organik tetapi larut dalam pelarut air
* Ikatan
Kovalen
Ikatan
kovalen merupakan ikatan kimia yang terbentuk dari pemakaian elektron bersama
oleh atom-atom pembentuk ikatan. Ikatan kovalen biasanya terbentuk dari
unsur-unsur nonlogam. Dalam ikatan kovalen, setiap elektron dalam pasangan
tertarik ke dalam nukleus kedua atom. Tarik menarik elektron inilah yang
menyebabkan kedua atom terikat bersama.
Ikatan
kovalen terjadi ketika masing-masing atom dalam ikatan tidak mampu memenuhi
aturan oktet, dengan pemakaian elektron bersama dalam ikatan kovalen,
masing-masing atom memenuhi jumlah oktetnya. Hal ini mendapat pengecualian
untuk atom H yang menyesuaikan diri dengan konfigurasi atom dari yang tidak
terlibat dalam ikatan kovalen disebut elektron bebas. Elektron bebas ini
berpengaruh dalam menentukan bentuk dan geometri molekul.
* Ikatan
Kovalen Koordinasi
Ikatan
kovalen koordinat merupakan ikatan kimia yang terjadi apabila pasangan elektron
bersama yang dipakai oleh kedua atom disumbangkan oleh salah satu atom saja.
Sementara itu atom yang lain hanya berfungsi sebagai penerima elektron berpasangan
saja.
Syarat-syarat
terbentuknya ikatan kovalen koordinat:
- Salah
satu atom memiliki pasangan elektron bebas
- Atom
yang lainnya memiliki orbital kosong
- Susunan
ikatan kovalen koordinat sepintas mirip dengan ikatan ion, namun kedua ikatan
ini berbeda oleh karena beda keelektronegatifan yang kecil pada ikatan kovalen
koordinat sehingga menghasilkan ikatan yang cenderung mirip kovalen.
* Ikatan
logam
Ikatan
logam merupakan salah satu ciri khusus dari logam, pada ikatan logam ini
elektron tidak hanya menjadi milik satu atau dua atom saja, melainkan menjadi
milik dari semua atom yang ada dalam ikatan logam tersebut. Elektron-elektron
dapat terdelokalisasi sehingga dapat bergerak bebas dalam awan elektron yang
mengelilingi atom-atom logam. Akibat dari elektron yang dapat bergerak bebas
ini adalah sifat logam yang dapat menghantarkan listrik dengan mudah. Ikatan
logam ini hanya ditemui pada ikatan yang seluruhnya terdiri dari atom
unsur-unsur logam semata.
Sifat-sifat umum sebagai berikut:
- Penghantar
listrik dan panas yang baik
- Keras,
mudah ditempa dan ditarik.
- Titik
lebur dan titik didih tinggi
- Mengkristal
dengan bilangan koordinasi tinggi, yaitu
12 atau 14 Sifat-sifat diatas tidak dapat dijelaskan dengan ikatan ion atau
kovalen, hingga ikatan yang khusus, yang disebut ikatan logam.
2. Ikatan
Antara Molekul
A. Ikatan
Hidrogen
Ikatan
hidrogen merupakan gaya tarik menarik antara atom H dengan atom lain yang
mempunyai keelektronegatifan besar pada satu molekul dari senyawa yang sama.
Ikatan hidrogen merupakan ikatan yang paling kuat dibandingkan dengan ikatan
antar molekul lain, namun ikatan ini masih lebih lemah dibandingkan dengan
ikatan kovalen maupun ikatan ion.
Ikatan
hidrogen ini terjadi pada ikatan antara atom H dengan atom N, O, dan F yang
memiliki pasangan elektron bebas. Hidrogen dari molekul lain akan bereaksi
dengan pasangan elektron bebas ini membentuk suatu ikatan hidrogen dengan besar
ikatan bervariasi. Kekuatan ikatan hidrogen ini dipengaruhi oleh beda
keelektronegatifan dari atom-atom penyusunnya. Semakin besar perbedaannya
semakin besar pula ikatan hidrogen yang dibentuknya.
Kekuatan
ikatan hidrogen ini akan mempengaruhi titik didih dari senyawa tersebut.
Semakin besar perbedaan keelektronegatifannya maka akan semakin besar titik
didih dari senyawa tersebut. Namun, terdapat pengecualian untuk H2O yang
memiliki dua ikatan hidrogen tiap molekulnya. Akibatnya, titik didihnya paling
besar dibanding senyawa dengan ikatan hidrogen lain, bahkan lebih tinggi dari
HF yang memiliki beda keelektronegatifan terbesar.
B. Ikatan
Van Der Walls
Gaya
Van Der Walls dahulu dipakai untuk menunjukan semua jenis gaya tarik menarik
antar molekul. Namun kini merujuk pada gaya-gaya yang timbul dari polarisasi
molekul menjadi dipol seketika. Ikatan ini merupakan jenis ikatan antar molekul
yang terlemah, namun sering dijumpai diantara semua zat kimia terutama gas.
Pada saat tertentu, molekul-molekul dapat berada dalam fase dipol seketika
ketika salah satu muatan negatif berada di sisi tertentu. Dalam keadaan dipol
ini, molekul dapat menarik atau menolak elektron lain dan menyebabkan atom lain
menjadi dipol. Gaya tarik menarik yang muncul sesaat ini merupakan gaya Van der
Walls.
Gaya
tarik Van Der Walls, tersusun dari beberapa gaya tarik antar molekul. Gaya-gaya
tersebut ialah: gaya orientasi (dalam Kiesom, 1912), gaya induksi ( dalam
Debey, 1920), dan gaya dispersi (dalam London, 1930). Bila molekul-molekul yang
membentuuk kristal molekuler mempunyai momen dipol, seperti molekul HCl, H2O,
dan NH3, maka akan terjadi gaya tarik dipol-dipol, apabila molekul-molekul
mempunyi orientasi yang tepat. Gaya yang timbul dusebut gaya orientasi.
Gaya
tarik molekul atau atom non polar dengan molekul polar cukup besar karena
adanya induksi kepada molekul atau atom yang non polar. Gaya tarik yang terjadi
disebut gaya induksi.
- Faktor
geometri yang menentukan ikatan dan struktur
A. Jari
– jari Atomik dan Ion
* Jari-jari atom
Kerapatan
elektron dalam atom secara perlahan akan menuju, tetapi tidak pernah mencapai
nol ketika jarak dari inti meningkat. Oleh karena itu, secara ketat dapat
dinyatakan bahwa jari-jari atom atau ion tidak dapat ditentukan. Namun, secara
eksperimen mungkin untuk menentukan jarak antar inti atom. Jari-jari atomik
yang ditentukan secara eksperimen merupakan salah satu parameter atomik yang
sangat penting untuk mendeskripsikan kimia struktural senyawa. Cukup beralasan
untuk mendefinisikan jari-jari logam sebagai separuh jarak atom logam. Separuh
jarak antar atom didefinisikan juga sebagai jari-jari kovalen zat elementer.
*Jari-jari Ionik
Karena
kation dan anion unsur yang berbeda dalam senyawa ion diikat dengan interaksi
elektrostatik, jarak ikatan adalah jumlah jari-jari ionik yang diberikan untuk
kation dan anion.
Jari-jari
ionik standar satu spesies ditetapkan terlebih dahulu dan kemudian dikurangkan
dari jarak antar ion untuk menentukan jari-jari ion partnernya. Sebagai
standar, jari-jari ion O2- dalam sejumlah oksida ditetapkan sebesar 140 pm (1
pm = 10-12 m) (R. D. Shannon).
Ketika ion-ion dalam keadaan gas bereaksi satu dengan yang lainnya membentuk senyawa kemudian melepaskan entalpi atau mengubah nilai entalpi, itulah yang disebut entalpi kisi. Sebagai contoh adalah pembentukan NaCl yang biasanya melepaskan kalor ke lingkungan:
Na+ (g) + Cl - (g) ⇌ NaCl (s)
* Tetapan
Madelung
Energi
potensial Coulomb total antar ion dalam
senyawa ionik yang terdiri atas ion A dan B adalah penjumlahan energi
potensial Coulomb interaksi ion individual, Vab. Karena lokasi ion-ion dalam kisi kristal
ditentukan oleh tipe struktur, potensial Coulomb total antar ion dihitung
dengan menentukan jarak antar ion d. A adalah tetapan Madelung yang khas untuk tiap struktur kristal.
NA
adalah tetapan Avogadro dan zA dan zB adalah muatan listrik kation dan
anion. Interaksi elektrostatik antara
ion-ion yang bersentuhan merupakan yang terkuat, dan tetapan Madelung biasanya
menjadi lebih besar bila bilangan koordinasinya meningkat. Sebab muatan listrik mempunyai tanda yang
berlawanan, potensialnya menjadi negatif, menunjukkan penstabilan yang
menyertai pembentukan kisi kristal dari ion-ion fasa gas yang terdispersi baik.
Walaupun potensial listrik terendah biasanya menghasilkan struktur paling
stabil, namun ini tidak selalu benar
sebab ada interaksi lain yang harus dipertimbangkan.
3. Struktur
Kristal Logam
Logam
adalah suatu unsur yang mempunyai sifat-sifat seperti : kuat, liat, keras,
mengkilat, dan penghantar listrik dan panas. Sifat-sifat metal pada umumnya
dapat digolongkan atas :
a.
Sifat-sifat Ekstraktif/kimia (Chemical Properties):
Meliputi
cirri-ciri dari komposisi kimia dan pengaruh unsur terhadap metal (logam).
b.
Sifat –sifat mekanik (Mechanical Properties):
Yang
disebut sifat mekanik ialah sifat bahan bilamana dipengaruhi gaya dari luar,
yaitu : kekuatan tarik, kuat bengkok, kekerasan, kuat pukul, kuat geser, dan
lain-lain. Sering pula dimasukkan sifat teknologi dari material ialah mampu
mesin, mampu cor dan sebagainya.
c.
Sifat – sifat Fisik (Physical Properties):
Meliputi
sifat logam yang tidak dipengaruhi oleh tenaga luar, yaitu : berat jenis, daya
hantar listrik dan panas, sifat magnet, dan struktur mikro logam.
* Struktur
kristal logam Kebanyakan bahan logam mempunyai tiga struktur kristal:
- kubus berpusat muka
(face-centered cubic).
- kubus berpusat badan
(body-centered cubic).
- heksagonal tumpukan padat
(hexagonal close-packed).
1. FACE CETERED CUBIC
(FCC)
- Gambar
2a menunjukkan model bola pejal sel satuan FCC.
- Gbr
2b: pusat-pusat atom digambarkan dengan bola padat kecil.
- Sel
satuan FCC yang berulang dalam padatan kristalin sama seperti yang ditunjukkan
pada
- Struktur
FCC mempunyai sebuah atom pada pusat semua sisi kubus dan sebuah atom pada
setiap titik sudut kubus. Beberapa logam yang memiliki struktur kristal FCC
yaitu tembaga, aluminium, perak, dan emas.
- Sel
satuan FCC mempunyai empat (4) buah atom, yang diperoleh dari jumlah delapan
seperdelapan-atom pada delapan titik sudutnya plus enam setengah-atom pada enam
sisi kubusnya (8 1/8 + 6 1/2).
- Atom-atom
atau inti ion bersentuhan satu sama lain sepanjang diagonal sisi. Hubungan
panjang sisi kristal FCC, a, dengan jari-jari atomnya, R, ditunjukkan oleh
persamaan berikut:
Tiap
atom dalam sel satuan FCC ini dikelilingi oleh duabelas (12) atom tetangga, hal
ini berlaku untuk setiap atom, baik yang terletak pada titk sudut maupun atom
dipusat sel satuan (lihat Gambar 2a). Jumah atom tetangga yang mengelilingi
setiap atom dalam struktur kristal FCC yang nilainya sama untuk setiap atom
disebut dengan bilangan koordinasi (coordination number). Bilangan koordinasi
struktur FCC adalah 12.
Faktor
tumpukan atom (atomic packing factor, APF) adalah fraksi volum dari sel satuan
yang ditempati oleh bola-bola padat, seperti ditunjukkan oleh persamaan
berikut:
2. BODY CENTERED CUBIC (BCC)
Struktur kristal kubus berpusat badan (BCC):
(a) gambaran model
bola pejal sel satuan BCC.
(b)Sel satuan BCC digambarkan dengan bola padat kecil.
(c) Sel satuan BCC
yang berulang dalampadatan kristalin.
- Logam–logam dengan struktur BCC mempunyai sebuah atom
pada pusat kubus dan sebuah atom pada setiap titik sudut kubus.
- Sel satuan BCC mempunyai dua (2) buah atom, yang
diperoleh dari jumlah delapan seperdelapan atom pada delapan titik sudutnya
plus satu atom pada pusat kubus (8 1/8 + 1).
- Atom-atom atau inti ion bersentuhan satu sama lain
sepanjang diagonal ruang. Hubungan panjang sisi kristal BCC, a,
dengan jari-jari atomnya, R, diberikan sebagai berikut:
Tiap
atom dalam sel satuan BCC ini dikelilingi oleh delapan (8) atom tetangga (lihat
Gambar 3a), sebagai akibatnya bilangan koordinasi struktur BCC adalah 8.Karena
struktur BCC mempunyai bilangan koordinasi lebih kecil dibandingkan dengan
bilangan koordinasi FCC, maka faktor tumpukan atom struktur BCC, yang bernilai
0.68, adalah juga lebih kecil dibandingkan dengan faktor tumpukan atom FCC.
3.
HEXAGONAL CLOSE PACKED (HCC)
Gambar Struktur kristal heksagonal tumpukan padat
(HCP):
(a) sel satuan HCP digambarkan dengan bola padat
kecil,
(b) sel satuan HCP yang berulang dalam padatan
kristalin.
- Ciri khas logam–logam dengan struktur HCP adalah
setiap atom dalam lapisan tertentu terletak tepat diatas atau dibawah sela
antara tiga atom pada lapisan berikutnya
- Sel satuan HCP mempunyai enam (6) buah atom, yang
diperoleh dari jumlah dua-belas seperenam-atom pada dua belas titik sudut
lapisan atas dan bawah plus dua setengah-atom pada pusat lapisan atas dan bawah
plus tiga atom pada lapisan sela/tengah (12 1/6 + 2 1/2 + 3).
- Jika a dan c merupakan dimensi sel satuan yang panjang
dan pendek (lihat Gambar 4), maka rasio c/a umumnya adalah 1.633. Akan tetapi,
untuk beberapa logam HCP, nilai rasio ini berubah dari nilai
idealnya.
- Bilangan koordinasi
struktur HCP dan faktor tumpukannya sama dengan struktur FCC, yaitu 12 untuk
bilangan koordinasi dan 0.74 untuk faktor tumpukan.
4. Kristal Ionik
Struktur dasar kristal ion adalah ion yang lebih besar
(biasanya anion) membentuk susunan terjejal dan ion yang lebih kecil (biasanya
kation) masuk kedalam lubang oktahedral atau tetrahedral di antara anion.
Kristal anion diklasifikasikan kedalam beberapa tipe struktur
berdasarkan jenis kation dan anion yang terlibat dan jari-jarinya ionnya.
5. Aturan Jari-Jari
Biasanya,
energi potensial Coulomb total Ec senyawa ionik univalen MX diungkapkan dengan
persamaan
NA
adalah konstanta Avogadro, A konstanta Madelung dan R jarak antar ion. Menurut
rumus ini, struktur dengan rasion A/R akan lebih stabil. Konstanta Madelung
senyawa MX meningkat dengan meningkatnya bilangan koordinasi. Di pihak lain,
akan menguntungkan menurunkan bilangan koordinasi untuk menurunkan nilai R
dalam hal ukuran M kecil, agar kontak antara M dan X dapat terjadi lebih baik.
Dalam kristal ionik, rasio rM dan rX dengan anion saling kontak satu sama lain
dan juga berkontak dengan kation bergantung pada bilangan koordinasi.
Dalam
bagian struktur yang terdiri hanya anion, anion membentuk koordinasi polihedra
di sekeliling kation. Jari-jari anion rX adalah separuh sisi polihedral dan
jarak kation di pusat polihedral ke sudut polihedral adalah jumlah jari-jari
kation dan anion rX + rM. Polihedra dalam CsCl adalah kubus, struktur NaCl
adalah oktahedral, dan ZnS adalah tetrahedral. Jarak dari pusat ke sudut
polihedral adalah berturut-turut √3rX, √2 rX dan ½√6rX. Sehingga, rasio
jari-jari kation dan anion adalah are (√3rX-rX)/ rX = √3-1 = 732 untuk CsCl,
(√2rX-rX)/ rX = √2-1 = 0.414 untuk NaCl, dan (½√6rX-rX)/ rX = ½√6-1 = 0.225
untuk ZnS ( Gambar di bawah).
Telah
dijelaskan bahwa bilangan koordinasi menurun bila rasio jari-jari lebih kecil
dari nilai yang diberikan sebab kation dan anion tidak bersentuhan satu sama
lain, yang menyebabkan ketidakstabilan. Di lain pihak, bilangan koordinasi
meningkat untuk kation yang lebih besar, yang akan meningkatkan rasio
jari-jari. Namun demikian, hubungan antara bilangan koordinasi dan rasio
jari-jari tidak sederhana. Misalnya, semua halida logam alkali mengadopsi
struktur NaCl pada suhu normal kecuali cesium khlorida CsCl, cesium bromida
CsBr dan cesium iodida CsI. Tidak dimungkinkan untuk menetapkan struktur ion
dari rasio jari-jari bahkan untuk senyawa yang paling sederhana seperti alkali
halida sekalipun. Namun, kecenderungan kualitatif bahwa ion yang lebih kecil
cenderung berkoordinasi dengan lebih sedikit ion lawan biasanya benar.
6. Variasi Ungkapan Struktur Padatan
Banyak
padatan anorganik memiliki struktur 3-dimensi yang rumit. Ilustrasi yang berbeda dari senyawa yang sama
akan membantu kita memahami struktur tersebut.
Dalam hal senyawa anorganik yang rumit, menggambarkan ikatan antar atom,
seperti yang digunakan dalam senyawa organik biasanya menyebabkan
kebingungan. Anion dalam kebanyakan
oksida, sulfida atau halida logam membentuk tetrahedral atau oktahedral di
sekeliling kation logam. Walaupun tidak
terdapat ikatan antar anion, strukturnya akan disederhanakan bila struktur
diilustrasikan dengan polihedra anion yang menggunakan bersama sudut, sisi atau
muka. Dalam ilustrasi semacam ini,atom
logam biasanya diabaikan.
Seperti telah disebutkan
struktur ionik dapat dianggap sebagai susunan terjejal anion. Gambar mengilustrasikan ketiga
representasi ini untuk fosfor pentoksida molekular P2O5 (= P4O10) dan
molibdenum pentakhlorida MoCl5 (= Mo2Cl10).
Representasi polihedra jauh lebih mudah dipahami untuk struktur molekul
besar atau padatan yang dibentuk oleh tak hingga banyaknya atom. Namun, representasi garis ikatan juga cocok
untuk senyawa molekular.
REFERENSI:
1. (Baru, Makalah Klasifikasi Ikatan, 2016; Baru, Ordebaru.blogspot.com, 2016)
1. (Baru, Makalah Klasifikasi Ikatan, 2016; Baru, Ordebaru.blogspot.com, 2016)




















Ajarin saya pak we
BalasHapusMantep ih ajarinnn...
BalasHapusMantep
BalasHapusmantul
BalasHapusSangat bermanfaat blognyaa๐
BalasHapusMantep deng
BalasHapusMantaap warbiyasaah
BalasHapusmantap banggg
BalasHapusMantep bangg
BalasHapusMantap ๐
BalasHapusMantep๐ด
BalasHapus๐๐๐
BalasHapusmantul
BalasHapus๐๐๐๐
BalasHapusKerenn
BalasHapusNtaps
BalasHapusBagus๐
BalasHapusKomentar ini telah dihapus oleh pengarang.
BalasHapusBaguss๐
BalasHapus⭐⭐⭐⭐⭐
BalasHapusAsyik nya vidio disini
BalasHapus